(Biar Dramatis aja sih)
Seperti biasa, saya tidak tahu bagaimana caranya memulai cerita, cerita yang baik dan benar, tapi ya sudahlah, toh tidak ada yang baca, lagi pula yang penting kan isinya bukan pembukaan nya, dimana-mana pembukaan seminar hanya basa-basi belaka, tidak ada yang penting di dalam nya, jadi tidak penting-penting amat lah, yang di omongin apa sih? paling apa yang mau di sampaikan, kalau begitu saja saya juga bisa, yang mau saya sampaikan adalah fenomena yang saya lihat di dunia maya, di dalam sebuah ekosistem yang isinya para makhluk Soksial, bukan Sosial, dalam konteks ini dari sudut pandang saya mereka bukan mau bersosialisasi, namun mencari sensasi, cara paling mudah gimana? ya bikin drama, siapa yang lebih sial lebih juara!
Contoh nya, si A bilang dia belum makan pagi ini, B jawab, "wah saya mah sudah 1 hari ga makan" si C baca dan dia nimbrung, ikut obrolan yang arusnya sudah ada, "wah, saya malah sudah seminggu ga makan" kadang rasanya pengen nanya, kamu manusia apa pohon, masa seminggu ga makan tapi masih bisa ngetik sih, ya sudah lah... mungkin dia ga makan nasi, dia ber fotosintesis.
di pembukaan setelah menceritakan apa yang akan di sampaikan, maka si moderator akan masuk ke bagian terima kasih, jadi "makasih gaes, siapapun di sana yang datang ke sini dan membaca ini" dah! terus intermezzo, bagian guyonan atau candaan yang bikin suasana lebih cair dan membuat orang mulai berpikir ke arah yang kita mau agar lebih gampang masuk ke isi dari cerita.
-INTERMEZZO-
Di zaman sekarang, cara cari muka ya begitu, taruh posisi mu se sial mungkin, melebihi orang lain, padahal kamu sedang pamer, contohnya saya dapat sebuah postingan di instagram, ada seseorang yang curhat begini, "Dasar si papa, beliin nya Iphone X, saya kan maunya Ferrari, Bete sama papa" pada saat saya baca, kok saya mau berkata kasar gitu, di kasih Iphone X masih marah, kalo saya mah jangankan Iphone X, X nya aja saya sudah senang setengah mati, abis papa saya ga pernah kasih apa-apa! "HestegEHHHH" posting sesuatu yang positif di bilang sok baik, bikin program yang bisa membantu sesama di bilang cari muka, sharing sesuatu yang lucu di bilang cari perhatian, bilang saya kaya raya di bilang pamer kekayaan, yang baik di hujat warga, yang "sial" di kasihani, walaupun sialnya hanya SOK SIAL!
Intermezzo nya sudah, sekarang bagian isinya, tapi saya bingung, setelah intermezzo semua yang mau saya sampaikan sudah keluar semua, jadi ya sudah lah skip saja, BHAY!
Seperti biasa, saya tidak tahu bagaimana caranya memulai cerita, cerita yang baik dan benar, tapi ya sudahlah, toh tidak ada yang baca, lagi pula yang penting kan isinya bukan pembukaan nya, dimana-mana pembukaan seminar hanya basa-basi belaka, tidak ada yang penting di dalam nya, jadi tidak penting-penting amat lah, yang di omongin apa sih? paling apa yang mau di sampaikan, kalau begitu saja saya juga bisa, yang mau saya sampaikan adalah fenomena yang saya lihat di dunia maya, di dalam sebuah ekosistem yang isinya para makhluk Soksial, bukan Sosial, dalam konteks ini dari sudut pandang saya mereka bukan mau bersosialisasi, namun mencari sensasi, cara paling mudah gimana? ya bikin drama, siapa yang lebih sial lebih juara!
Contoh nya, si A bilang dia belum makan pagi ini, B jawab, "wah saya mah sudah 1 hari ga makan" si C baca dan dia nimbrung, ikut obrolan yang arusnya sudah ada, "wah, saya malah sudah seminggu ga makan" kadang rasanya pengen nanya, kamu manusia apa pohon, masa seminggu ga makan tapi masih bisa ngetik sih, ya sudah lah... mungkin dia ga makan nasi, dia ber fotosintesis.
di pembukaan setelah menceritakan apa yang akan di sampaikan, maka si moderator akan masuk ke bagian terima kasih, jadi "makasih gaes, siapapun di sana yang datang ke sini dan membaca ini" dah! terus intermezzo, bagian guyonan atau candaan yang bikin suasana lebih cair dan membuat orang mulai berpikir ke arah yang kita mau agar lebih gampang masuk ke isi dari cerita.
-INTERMEZZO-
Di zaman sekarang, cara cari muka ya begitu, taruh posisi mu se sial mungkin, melebihi orang lain, padahal kamu sedang pamer, contohnya saya dapat sebuah postingan di instagram, ada seseorang yang curhat begini, "Dasar si papa, beliin nya Iphone X, saya kan maunya Ferrari, Bete sama papa" pada saat saya baca, kok saya mau berkata kasar gitu, di kasih Iphone X masih marah, kalo saya mah jangankan Iphone X, X nya aja saya sudah senang setengah mati, abis papa saya ga pernah kasih apa-apa! "HestegEHHHH" posting sesuatu yang positif di bilang sok baik, bikin program yang bisa membantu sesama di bilang cari muka, sharing sesuatu yang lucu di bilang cari perhatian, bilang saya kaya raya di bilang pamer kekayaan, yang baik di hujat warga, yang "sial" di kasihani, walaupun sialnya hanya SOK SIAL!
Intermezzo nya sudah, sekarang bagian isinya, tapi saya bingung, setelah intermezzo semua yang mau saya sampaikan sudah keluar semua, jadi ya sudah lah skip saja, BHAY!

Komentar
Posting Komentar